Tentang Sabun Herbal

Tahukah anda bahwa SABUN MANDI yang biasa anda gunakan adalahDETERJEN ?

Sabun yang ada di pasaran sekarang meskipun meski disebut SABUN, sebenarnya adalah DETERJEN. Sedangkan bahan dasar detergent adalahSodium Lauryl Sulfate (SLS). Sodium Laureth Sulfate (SLES) merupakan bahan dasar pembuatan deterjen . SLS berfungsi sebagai surfactant (surface active agent) atau agen pembersih. Karena bersifat pembersih, maka lemak – lemak yang berfungsi untuk melindungi kulit juga ikut larut, sehingga kulit menjadi kering dan berakibat pada iritasi.

Sabun mandi komersial pada umumnya mengandung banyak senyawa kimia seperti kandunganpetroleum, synthetic chemical, dan petrochemical (chemicals harmful) yang dapat merusak kulit dan lingkungan (menjadikan kulit kering dan tidak sehat). Dari sekian banyak gabungan bahan kimia sintetis di dalam deterjen, hampir semuanya membawa bahaya pada penggunanya. Menurut reportase The Science Daily News pada Juli 2008, penelitian yang dilakukan University of Washington melaporkan bahwa semua deterjen melepaskan, setidaknya, satu karsinogen, yang menurut EPA masuk kategori berbahaya atau beracun (hazardous dan toxic). Produsen sabun mandi komersial mencampur larutan kimia. Ini dilakukan agar mereka dapat menghasilkan sabun dengan biaya yang serendah mungkin dan dapat menghasilkan sabun sebanyak mungkin dalam waktu yang sesingkat mungkin. Gliserin yang dihasilkan dalam pembuatan sabun komersial diambil untuk dijual terpisah karena gliserin mempunyai nilai ekonomis yang tinggi, padahal, gliserin sangat dibutuhkan untuk melembutkan dan merawat kulit kita.

SOLUSINYA ?

Solusinya adalah menggunakan SABUN HERBAL atau SABUN NATURAL. Sabun Herbal terjadi dari reaksi kimia antara fatty acid dan alkali. Fatty acid adalah lemak yang diperoleh dari lemak hewani atau nabati. Ada beberapa jenis minyak yang dipakai dalam pembuatan sabun, antara lain : Minyak zaitun (olive oil), minyak kelapa (coconut oil), minyak sawit (palm oil), minyak kedelai (soy bean oil) dan lain – lain. Masing – masing mempunyai karakter dan fungsi yang sangat baik bagi kesehatan kulit. Namun demikian, catatan yang mesti digarisbawahi di sini adalah hasil akhir dari produk sabun ini bebas dari alkali (melalui proses pendinginan kurang lebih 4-6 minggu). Karena bahan utama sabun natural adalah olive oil, coconut oil, palm oil, soybean oil, castor oil, cocoa butter, maka ketika memakai sabun natural maka kotoran dan bakteri akan diangkat oleh molekul dari sabun tersebut. Kemudian, minyak nabati yang sangat sehat dan baik untuk kulit akan melekat dikulit, dan membuat kulit lebih halus dan bersinar. Gliserin yang dihasilkan sangat berguna sebagai zat pelembab. Karena glierin menyerap air, maka gliserin dapat melembabkan kulit dan melindunginya dari kekeringan. Gliserin juga digunakan untuk mengentalkan larutan dan untuk melembabkan permukaan ketika dioleskan pada kulit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s